· Pengertian Etika Profesi dan Profesionalisme
Etika berasal dari bahasa Yunani, “ethos” yang artinya cara berpikir, kebiasaan, adat, perasaan, sikap, karakter, watak kesusilaan atau adat. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, ada 3 (tiga) arti yang dapat dipakai untuk kata Etika, antara lain Etika sebagai sistem nilai atau sebagai nilai-nilai atau norma-norma moral yang menjadi pedoman bagi seseorang atau kelompok untuk bersikap dan bertindak.
Etika secara uumum dapat dibagi menjadi :
1. ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis,bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teoriteori.
2. ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : Cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidakan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.
Sedang Etika Khusus dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu :
- Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
- Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.
Profesionalisme alah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).
· Ciri-Ciri Profesi dan Profesionalisme
- Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
2. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
4. Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
5. Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.
· Seseorang yang memiliki jiwa profesionalisme senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional. Kualiti profesionalisme didokong oleh ciri-ciri sebagai berikut:
1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.
Seseorang yang memiliki profesionalisme tinggi akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya kepada sesorang yang dipandang memiliki piawaian tersebut. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.
2. Meningkatkan dan memelihara imej profesion
Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan melalui berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan bahasa, sikap tubuh badan, sikap hidup harian, hubungan dengan individu lainnya.
3. Keinginan untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan meperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampiannya.
4. Mengejar kualiti dan cita-cita dalam profesion
· Kode Etik Profesional
Etika profesi pada hakikatnya adalah kesanggupan untuk secara seksama berupaya memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dengan kesungguhan, kecermatan dan keseksamaan mengupayakan pengerahan keahlian dan kemahiran berkeilmuan dalam rangka pelaksanaan kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para warga masyarakat yang membutuhkannya, yang bermuatan empat kaidah pokok.
1. Pertama : profesi harus dipandang dan dihayati sebagai suatu pelayanan dengan tidak mengacu pamrih.9)
2. Kedua : selaku mengacu kepada kepentingan atau nilai-nilai luhur sebagai norma kritik yang memotivasi sikap dan tindakan.
3. Ketiga : berorientasi pada masyarakat sebagai keseluruhan.
4. Keempat : semangat solidaritas antar sesama rekan seprofesi demi menjaga kualitas dan martabat
Sumber :
PENGERTIAN ETIKA DAN PROFESI HUKUM Oleh : DRS.H. ADNAN QOHAR, SH (WKPA JOMBANG)
http://ms.wikipedia.org/wiki/Profesionalisme
Selasa, 01 April 2014
Selasa, 21 Januari 2014
Pengamanan Layanan Telemtika (Tugas 3)
Pengamanan Layanan Telematika
Keamanan merupakan bagian penting dalam menjaga data disuatu jaringan agar tidak mudah hilang. Sistem keamanan akan membantu dalam mengamankan jaringan tanpa dihalangi oleh pengguna. Keamanan jaringan ini memberikan peningkatan tertentu, seperti:
1. Rahasia (Privacy) Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit. Keterpaduan data (data integrity). Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.
2. Keaslian (Authenticity) Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.
3. Convert Channel Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.
• Metode Pengamanan Terhadap Layanan Telematika :
Metode Kriptografi : Metode ini digunakan untuk menjaga agar data atau pesan tetap aman saat dikirimkan dari pengirim ke penerima tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga Kriptografi pada dasarnya berpatokan pada key yang secara selektif telah disebar pada komputerkomputer yang berada dalam satu jaringan dan digunakan untuk memproses suatu pesan.
• Contoh kasus gangguan dalam mengakses layanan telematika dalam kehidupan sehari-hari:
Saat mengakses informasi komputer terserang malware yang mengganggu atau menolak jalannya suatu operasi dan mengumpulkan informasi yang mengakibatkan pengguna loss of privacy atau eksploitasi.
• Metode pengamanan layanan telematika antara perangkat menggunakan kabel dengan perangkat wireless
- Layanan Informatika di Bidang Informasi Penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telepon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.
- Layanan Keamanan Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. Layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu:
a. navigation assistant
b. weather,stock information
c. entertainment and M-commerce.
d. penggunaan Firewall dan Antivirus
Sumber:
http://chaerani-azis.blogspot.com/2013/01/tugas-3-pengantar-telematika_16.html
1. Rahasia (Privacy) Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit. Keterpaduan data (data integrity). Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.
2. Keaslian (Authenticity) Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.
3. Convert Channel Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.
• Metode Pengamanan Terhadap Layanan Telematika :
Metode Kriptografi : Metode ini digunakan untuk menjaga agar data atau pesan tetap aman saat dikirimkan dari pengirim ke penerima tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga Kriptografi pada dasarnya berpatokan pada key yang secara selektif telah disebar pada komputerkomputer yang berada dalam satu jaringan dan digunakan untuk memproses suatu pesan.
• Contoh kasus gangguan dalam mengakses layanan telematika dalam kehidupan sehari-hari:
Saat mengakses informasi komputer terserang malware yang mengganggu atau menolak jalannya suatu operasi dan mengumpulkan informasi yang mengakibatkan pengguna loss of privacy atau eksploitasi.
• Metode pengamanan layanan telematika antara perangkat menggunakan kabel dengan perangkat wireless
- Layanan Informatika di Bidang Informasi Penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telepon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.
- Layanan Keamanan Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. Layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu:
a. navigation assistant
b. weather,stock information
c. entertainment and M-commerce.
d. penggunaan Firewall dan Antivirus
Sumber:
http://chaerani-azis.blogspot.com/2013/01/tugas-3-pengantar-telematika_16.html
Senin, 04 November 2013
Analisis Kinerja Sistem (Tugas 2)
Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan Pada Sistem
Keamanan sebuah Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman pihak-pihak yang tidak berwenang. Adapun tujuan Keamanan dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :
AREA PENGONTROLAN CBIS
Sumber : http://azizturn.wordpress.com/2010/11/17/manajemen-kontrol-keamanan-sistem/
Keamanan sebuah Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman pihak-pihak yang tidak berwenang. Adapun tujuan Keamanan dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :
- Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.
- Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.
- Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.
- Memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
- Untuk memberi dukungan kepada manajer dalam mengontrol area operasinya.
AREA PENGONTROLAN CBIS
- Kontrol Proses Pengembangan
- Kontrol Disain Sistem
- Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Sumber : http://azizturn.wordpress.com/2010/11/17/manajemen-kontrol-keamanan-sistem/
Analisis Kinerja Sistem (Tugas 1)
Cara Membuat WBS dengan contoh Penulisan Ilmiah
Penulisan Ilmiah: "Pembuatan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android"
WBS merupakan perangkat yang membantu kita untuk menentukan dan mengelompokkan elemen-elemen pekerjaan (tugas) dan membantu mengetahui Ruang Lingkup pekerjaan. Penulisan Ilmiah ini berjudul “Pembuatan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android ”
1. Membuat Struktur Navigasi
2. Merancang Tampilan
3. Mengimplementasikannya ke dalam extension .apk
4. Ujicoba
Aplikasi Tersebut
Penulisan Ilmiah: "Pembuatan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android"
WBS merupakan perangkat yang membantu kita untuk menentukan dan mengelompokkan elemen-elemen pekerjaan (tugas) dan membantu mengetahui Ruang Lingkup pekerjaan. Penulisan Ilmiah ini berjudul “Pembuatan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android ”
Aplikasi ini memiliki enam halaman. Halaman pertama yaitu
Halaman awal, yang berisikan tombol mulai untuk memainkan aplikasi ini. Halaman kedua berisikan menu pilihan untuk memilih mendengarkan suara atau mencoba latihan dari aplikasi
tersebut. Halaman selanjutnya adalah gambar suara hewan dengan pilihan suara apabila pengguna memili tombol "Suara Hewan". Halaman selanjutnya adalah halaman latihan apabila pengguna memilih tombol "Latihan" pada menu pilihan.
Berikut WBS
pada Penulisan Ilmiah saya yang berjudul “Pembuatan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android” yang
menggunakan bentuk WBS non linier:
Dimana Untuk membuat aplikasi
tersebut, penulis melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membuat Struktur Navigasi
2. Merancang Tampilan
3. Mengimplementasikannya ke dalam extension .apk
Pengantar Telematika (Tugas 2)
I. Perkembangan Jaringan Komputer
Pada era 1950-an perangkat keras komputer yang hadir dalam bentuk besar, sebuah komputer harus menangani beberapa terminal. Untuk itu ditemukanlah konsep pendistribusian berdasarkan waktu yang disebut Time Sharing System. Pada sistem TSS ini beberapa terminal dihubungkan secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS ini terlihat perpaduan dari teknologi komputer dengan teknologi komunikasi yang pada awalnya berkembang secara sendiri-sendiri.
Memasuki era 1970-an, setelah bertambahnya banyak pekerjaan dan biaya perangkat komputer besar terasa cukup mahal, maka mulailah memanfaatkan konsep proses distribusi. Dalam proses ini beberapa host mengerjakan pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah tentu diperlukan perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputerwajib melayani terminal lain dalam satu perintah dari komputer pusat.
Selanjutnya ketika harga komputer kecil mulai menurun dan konsep proses distribusi matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer-System) tanpa melalui komputer pusat. Saat itulah mulai berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. demikian pula ketika internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
II. Keuntungan dan Kerugian dari peer-to-peer dan client-server
Contoh teknologi Client-Server:
Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yangdiberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yangmerupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, fileserver, database server dan lainnya.
III Perkembangan Teknologi Wireless
Perkembangan teknologi seluler saat ini semakin cepat, fungsi handphone bukan lagi hanya sebaga alat komuikasi saja. Banyak tambahan fitur seperti kamera digital, radio, LCD bewarna, dan lainnya. Handphone merupakan alat komunikasi wireless yaitu komunikasi yang bergerak tanpa kabel yang dibilang dengan Mobile Device. Teknologi wireless ini telah berkembang dengan cepat dalam sepuluh tahun terakhir ini. Komunikasi wireless bekerja menggunakan kanal radio yang terpisah untuk berkomunikasi dengan call site.
Dengan perkembangan teknologi wireless yang sedang berkembang pesat saat ini yaitu teknologi telepon tanpa kabel (wireless) diantaranya AMPS (Advance Mobile Phone System), GSM (Global System for Mobile system) dan CDMA ( Code Division Multiple Access).
Pada era 1950-an perangkat keras komputer yang hadir dalam bentuk besar, sebuah komputer harus menangani beberapa terminal. Untuk itu ditemukanlah konsep pendistribusian berdasarkan waktu yang disebut Time Sharing System. Pada sistem TSS ini beberapa terminal dihubungkan secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS ini terlihat perpaduan dari teknologi komputer dengan teknologi komunikasi yang pada awalnya berkembang secara sendiri-sendiri.
Memasuki era 1970-an, setelah bertambahnya banyak pekerjaan dan biaya perangkat komputer besar terasa cukup mahal, maka mulailah memanfaatkan konsep proses distribusi. Dalam proses ini beberapa host mengerjakan pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah tentu diperlukan perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputerwajib melayani terminal lain dalam satu perintah dari komputer pusat.
Selanjutnya ketika harga komputer kecil mulai menurun dan konsep proses distribusi matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer-System) tanpa melalui komputer pusat. Saat itulah mulai berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. demikian pula ketika internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
II. Keuntungan dan Kerugian dari peer-to-peer dan client-server
Teknologi Peer To Peer
Contoh Tekonoli Peer To Peer:
Contohnya dalam file sharing antar komputer diJaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri namaA,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Padasatu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberiakses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsisebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagaiserver. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Contohnya dalam file sharing antar komputer diJaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri namaA,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Padasatu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberiakses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsisebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagaiserver. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Keuntungan Jaringan Peer To Peer
- Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
- Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
- Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kerugian Jaringan Peer To Peer
- Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation
- Untuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
- Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing-masing fasilitas yang dimiliki.
- Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.
Teknologi Client - Server
Contoh teknologi Client-Server:
Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yangdiberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yangmerupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, fileserver, database server dan lainnya.
Keuntungan Client-Server
- Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
- Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
- Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit.
- Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
Kerugian Client-Server
- Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
- Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
- Kelangsungan jaringan bergantung pada server, bila jaringan pada server terganggu, maka semua akan ikut terganggu.
III Perkembangan Teknologi Wireless
Perkembangan teknologi seluler saat ini semakin cepat, fungsi handphone bukan lagi hanya sebaga alat komuikasi saja. Banyak tambahan fitur seperti kamera digital, radio, LCD bewarna, dan lainnya. Handphone merupakan alat komunikasi wireless yaitu komunikasi yang bergerak tanpa kabel yang dibilang dengan Mobile Device. Teknologi wireless ini telah berkembang dengan cepat dalam sepuluh tahun terakhir ini. Komunikasi wireless bekerja menggunakan kanal radio yang terpisah untuk berkomunikasi dengan call site.
Dengan perkembangan teknologi wireless yang sedang berkembang pesat saat ini yaitu teknologi telepon tanpa kabel (wireless) diantaranya AMPS (Advance Mobile Phone System), GSM (Global System for Mobile system) dan CDMA ( Code Division Multiple Access).
- AMPS (Advance Mobile Phone System)
AMPS merupakan generasi pertama pada teknologi selular.
System ini berada pada Band 800 Mhz, yang menggunakan 2 sirkuit yang terintergrasikan dari Computer Dedicated dan System Switch. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz - 894 Mhz.
AMPS di operasikan pada Band 800 Mhz sehingga tidak memungkin kan ada nya fitur seperti e-mail dan browsing, serta masi kekurangan dalam kualitas suara. Ini lah yang menjadi kendala, sehingga system ini tidak berkembang dan ditinggalkan setelah teknologi digital berkembang.
System ini berada pada Band 800 Mhz, yang menggunakan 2 sirkuit yang terintergrasikan dari Computer Dedicated dan System Switch. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz - 894 Mhz.
AMPS di operasikan pada Band 800 Mhz sehingga tidak memungkin kan ada nya fitur seperti e-mail dan browsing, serta masi kekurangan dalam kualitas suara. Ini lah yang menjadi kendala, sehingga system ini tidak berkembang dan ditinggalkan setelah teknologi digital berkembang.
- GSM (Global System for Mobile telekomunication)
GSM adalah generasi kedua setelah AMPS, GSM pertama kali dikeluarkan
pada taun 1991 dan mulai berkembang pada tahun 1993 dengan diadopsi oleh
beberapa negara seperti Afrika Selatan, Australia, Timur Tengah, dan
Amerika Utara.
Perkembangan pesat dari GSM disebabkan cara penggunaan system yang digital sehingga memungkinkan pengembang untuk mengekploitasi penggunaan algoritma dan digital serta memungkinkannya penggunaan Very Large Scale Intergration (VLSI). Untuk mengurangi dan memperkecil biaya Handled terminalnya, pada saat ini GSM sudah menggunakan fitur Intelegent Network.
GSM adalah system telekomunikasi bergerak dengan menggunakan system selular digital. GSM pertama kali dibuat diperuntukan untuk menjadi system telekomunikasi bergerak yang memiliki cakupan internasional yang berdasarkan pada teknologi Multyplexing Time Division Multiple access (TDMA). GSM menggunakan frekuensi standart 900Mhz dan frekuensi 1800Mhz dengan nama Personal Communication Network. GSM juga menyediakan layanan pengiriman data dengan high speed yang menggunakan teknologi High Speed Circuit Switch Data (HSCSD) dengan rate 64 Kbps hingga 100 Kbps. Saat ini di Indonesia yang mengadopsi GSM sudah sekian banyak, PT Telkomsel, Exelkomindo, Satelindo, Indosat, dll.
Perkembangan pesat dari GSM disebabkan cara penggunaan system yang digital sehingga memungkinkan pengembang untuk mengekploitasi penggunaan algoritma dan digital serta memungkinkannya penggunaan Very Large Scale Intergration (VLSI). Untuk mengurangi dan memperkecil biaya Handled terminalnya, pada saat ini GSM sudah menggunakan fitur Intelegent Network.
GSM adalah system telekomunikasi bergerak dengan menggunakan system selular digital. GSM pertama kali dibuat diperuntukan untuk menjadi system telekomunikasi bergerak yang memiliki cakupan internasional yang berdasarkan pada teknologi Multyplexing Time Division Multiple access (TDMA). GSM menggunakan frekuensi standart 900Mhz dan frekuensi 1800Mhz dengan nama Personal Communication Network. GSM juga menyediakan layanan pengiriman data dengan high speed yang menggunakan teknologi High Speed Circuit Switch Data (HSCSD) dengan rate 64 Kbps hingga 100 Kbps. Saat ini di Indonesia yang mengadopsi GSM sudah sekian banyak, PT Telkomsel, Exelkomindo, Satelindo, Indosat, dll.
- CDMA (Code Devision Multiple Access)
CDMA merupakan generasi ketiga (3G). Teknologi seluler telah berkembang
pesat. Sekarang telah berkembang Code Devision Multiple Access yang
mengunakan sistem spectrum.Berbeda dengan GSM yang menggunakan Time
Division Multiplexing. CDMA tidak memiliki frekuensi khusus pada setiap
user. Setiap channel menggunakan spectrum yang tersedia secara penuh.
CDMA merupakan perkembangan AMPS yang pertama kali digunakan oleh militer Amerika Serikat sebagai komunikasi Intelejen pada waktu perang. Perkembangan CDMA tidak secepat perkembangan GSM yang paling banyak diadopsi di berbagai macam negara.
Sumber :
http://rudyansyah08.blogspot.com/2012/11/perkembangan-jaringan-komputer.html
CDMA merupakan perkembangan AMPS yang pertama kali digunakan oleh militer Amerika Serikat sebagai komunikasi Intelejen pada waktu perang. Perkembangan CDMA tidak secepat perkembangan GSM yang paling banyak diadopsi di berbagai macam negara.
Sumber :
http://rudyansyah08.blogspot.com/2012/11/perkembangan-jaringan-komputer.html
Selasa, 08 Oktober 2013
Pengantar Telematika (Tugas 1)
I. Perkembangan Teknologi Informasi dalam Penyebarluasan Informasi
Teknologi Informasi di jaman sekarang ini terus berkembang dan semakin canggih. Tidak dapat dipungkiri lagi pada masa lalu informasi sulit masuk ke dalam daerah pelosok, namun kini teknologi pun dapat di nikmati baik secara layanan tv atau online.
Teknologi Informasi muncul dikarenakan telah meluasnya globalisasi dalam kehidupan bersosialisasi, berorganisasi, persaingan bisnis, dan masih banyak lainnya. Untuk mengatasi persoalan ini akhirnya suatu perusahaan atau seseorang memanfaatkan teknologi untuk sebuah terobosan baru. Teknologi akhirnya diharapkan dapat memfasilitasinya. Awalnya teknologi dugunakan hanya sebagai alat pemrosesn data, namun dengan berkembangnya jaman menjadikan segala aktivitas saat ini bergantung pada teknologi informasi,
Teknologi Informasi dapat diartikan sebagai penggabuangan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya sebagai wadahnya. Sehingga teknologi informasi digunakan pada setiap sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pengguna dalam usaha mencari keputusan.
II. Peranan Telematika dalam Pendidikan
Perkembangan teknologi yang cepat juga terjadi dalam bidang telemantika. Telematika merupakan singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Telematika ini sangat berfungsi dalam mengolah informasi disegala bidang. Salah satunya dalam bidang pendidikan peran telematika berpengaruh besar dalam membantuk dunia pendidikan, seperti membuat program pembelajaran secara virtual, buku-buku virtual, atau salah satu contohnya yang ada dalam Universitas Gunadarma adalah program v-class yang dibuat guna tugas yang diperuntukan mahasiswa untuk menambah nilai, kuis, dan lain sebagainya.Berkembang pesat dalam telematika menyebabkan munculnya media pembelajaran yang lebih praktis, seperti e-book, e-learning, e-libarary dan sebagainya. Arti kata e yang dimaksud adalah electronic yang menjadikan pembelajaran lebih real, praktis, efektif, dan efisien karena hanya memerlukan jaringan Internet.
Berikut ini contoh telematika dalam pendidikan :
- e-Book
Buku elektronik merupakan buku yang dapt dibuka melalui komputer. e-Book ini biasanya file yang verupa informasi dari sebuah buku yang disajikan lebih ringkas. Dengan e-Book ini kita dapat belajar melalui komputer dan menyimpan sebanyak-banyaknya tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli banyak buku. - e-Learning
Elektronik Learning merupakan media pembelajaran yang dilakukan melalui media komputer dapat dilakukan dengan terhubung secara internet, tapi dapat juga dengan pembelajaran secara ofline melalui software e-learning yang banyak beredar saat ini. - e-Library
e-Library merupakan perpustakan yang sebagian besar bukunya berbentuk format digital dan hanya dapat diakses melalui komputer. Perpustakaan ini dapat menyimpan semua e-book dan e-book ini dapat diunggah secara geratis.
III. Manfaat dan Dampak Negatif dari Perkembangan Telematika
MANFAAT TELEMATIKA- Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
- Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
- Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.
- Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
- Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.
- Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
- Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
- Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.
- Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.
- Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.
IV. Mengatasi Dampak Negatif dari Perkembangan Telematika
- Menciptakan security komputer yang terhubung dengan internet untuk meminimalisir kebocoran informasi diri.
- Manfaatkan teknologi sesuai kebutuhan.
- Membatasi diri dari situs-situs yang berpengaruh negatif bagi diri sendiri.
- Batasi waktu penggunaan internet.
- Tidak sembarangan membuka situs informasi yang tidak jelas dan tidak berhubungan sama sekali dengan edukasi.
- Gunakan media teknologi informasi sebagai wadah berkegiatan positif, dan sebagainya
Referensi :
http://andryrisnandar.wordpress.com/peranan-telematika-dalam-bidang-pendidikan/
http://andryrisnandar.wordpress.com/peranan-telematika-dalam-bidang-pendidikan/
Langganan:
Postingan (Atom)

Tinggalkan Balasan